
Depresi adalah gangguan suasana hati (mood) yang ditandai dengan
perasaan sedih yang mendalam dan rasa tidak peduli. Semua orang pasti
pernah merasa sedih atau murung sesekali, hal tersebut normal. Namun
seseorang dinyatakan mengalami depresi, jika sudah 2 minggu merasa sedih, putus harapan, atau tidak berharga.
Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 lalu, terdapat peningkatan proporsi rumah tangga dengan Anggota Rumah Tangga (ART) gangguan jiwa (kategori skizofrenia/psikosis) dari angka 1,7 persen pada tahun 2013 menjadi 7 persen pada tahun 2018. artikel dari Into The Light Indonesia (28/8/18) yang mengungkapkan bahwa terdapat 22,3 persen perempuan mengalami gejala depresi sedang atau berat. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan laki-laki yang berada pada angka 21,4 persen. Sedangkan, prevalensi berdasarkan usia, tingkat depresi ditemukan pada rentang usia remaja atau dewasa awal. Pada rentang ini (15-19 tahun), sebanyak 32 persen perempuan melaporkan gejala depresi; lebih besar dibandingkan laki-laki yang berada pada angka 26 persen.
Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 lalu, terdapat peningkatan proporsi rumah tangga dengan Anggota Rumah Tangga (ART) gangguan jiwa (kategori skizofrenia/psikosis) dari angka 1,7 persen pada tahun 2013 menjadi 7 persen pada tahun 2018. artikel dari Into The Light Indonesia (28/8/18) yang mengungkapkan bahwa terdapat 22,3 persen perempuan mengalami gejala depresi sedang atau berat. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan laki-laki yang berada pada angka 21,4 persen. Sedangkan, prevalensi berdasarkan usia, tingkat depresi ditemukan pada rentang usia remaja atau dewasa awal. Pada rentang ini (15-19 tahun), sebanyak 32 persen perempuan melaporkan gejala depresi; lebih besar dibandingkan laki-laki yang berada pada angka 26 persen.
Depresi lebih banyak terjadi pada wanita, sebab wanita memiliki sifat lebih perasa dan lebih sering mengalami perubahan hormon, misalnya saat hamil atau menstruasi. Namun pria pun bisa mengalami depresi, misalnya baby blues pada ayah.

Gejala Depresi
Ada ciri-ciri psikologi dan fisik yang menunjukkan seseorang terkena depresi.Ciri-ciri psikologi seseorang yang mengalami depresi adalah:
- Mengalami kecemasan dan kekhawatiran yang berlebihan
- Tidak stabil secara emosional
- Merasa putus asa atau frustasi
- Selalu merasa lelah dan tak bertenaga
- Mengalami pusing dan rasa nyeri tanpa penyebab yang jelas
- Menurunnya selera makan
Penyebab Depresi
Depresi lebih sering dialami oleh orang dewasa, dan penyebabnya diduga berhubungan dengan faktor genetik, hormon, dan zat kimia di otak.Beberapa faktor pemicu terjadinya depresi, di antaranya:
- Mengalami peristiwa traumatis.
- Memiliki penyakit kronis atau serius.
- Mengonsumsi jenis obat tertentu.
- Memiliki riwayat gangguan mental lainnya.
Pengobatan Depresi
Dalam mengobati depresi, psikiater dapat melakukan beberapa cara berikut:- Melakukan psikoterapi, untuk membantu mengatasi masalah akibat depresi.
- Memberikan obat antidepresan, untuk mengatasi depresi pasien.
- Memberikan terapi kejut listrik, untuk mengubah kinerja otak pasien.
- Pasien yang mengalami depresi yang serius perlu dirawat di rumah sakit.
Semoga bermanfaat!!
Siska Mayeni (1911211044)
Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM A2)
Universitas Andalas
Dosen Pengampu:
Emy Leonita, S.K.M., M.P.H.
Sumber
Nopitri Wahyuni, Peneliti Bidang Sosial The Indonesian Institute, nopitri@theindonesianinstitute.com
https://www.alodokter.com/depresi
Stres Hilang Dalam 3 Menit - Yoga With Penyogastar (https://youtu.be/gCRAadz5X0Y)










